Menurut surat kabar tersebut, para spesialis di kota Quibdo menyelesaikan pemeriksaan terhadap sembilan mayat yang ditemukan oleh militer pada 12 Juni di kotamadya Nuqui setelah serangan udara dan penyerangan di pangkalan front John Freddy Orjuela sebagai bagian dari kelompok Klan Teluk.