Dalam publikasi di halaman Facebook-nya, anggota parlemen Guy Marius Sagna memperingatkan adanya krisis akses listrik di Afrika, khususnya di Afrika Barat. Berdasarkan angka mengenai rendahnya elektrifikasi di benua ini, ia menunjukkan tidak adanya kebijakan kedaulatan yang kuat, tata kelola yang buruk, dan penyelewengan sumber daya publik.