Pembom strategis B-52 AS, yang mampu membawa hulu ledak nuklir, jatuh saat uji terbang setelah lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Edwards di California. Semua 8 anggota awak kehilangan nyawa dalam kecelakaan itu. Sementara penyebab kecelakaan itu sedang diselidiki, para ahli menyatakan bahwa insiden tersebut diawasi dengan cermat di seluruh dunia karena pentingnya B-52 yang strategis. Pensiunan Kolonel Udara Eylem Şimşek, mengingat jatuhnya pesawat pembom Tu-22 Rusia baru-baru ini, menyatakan bahwa kecelakaan tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan, namun hasil akhir dapat dicapai setelah penyelidikan.