Dalam sebuah langkah yang dianggap menentukan untuk membendung dampak krisis energi global, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional, Fatih Birol, menekankan pada hari Selasa bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pergerakan kapal tanker minyak “sepenuhnya dan tanpa syarat” merupakan faktor paling penting dalam mengakhiri guncangan yang disebabkan oleh kenaikan tajam harga minyak dan gas terhadap perekonomian dunia.