Ousmane Sonko mengaku menggunakan istilah “hutang najis” tanpa bisa menerapkannya sebagai Perdana Menteri, sehingga memicu banyak kritik dari pihak oposisi dan masyarakat sipil. Ia kini mengancam akan secara parlemen memblokir segala restrukturisasi yang ia anggap bertentangan dengan kepentingan internasional.