Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan perjanjian perdamaian awal dengan Iran, namun rinciannya tidak diketahui dan poin-poin sulit masih dalam negosiasi. Serangan Israel terhadap Lebanon, pembukaan kembali Selat Hormuz dan masalah nuklir masih memiliki perbedaan penting, catat media Prancis 'Liberation'. Media lain mempertanyakan apakah perjanjian ini akan disebut sebagai kemenangan, karena Washington akan menerima Hormuz dan membiarkan kepemimpinan Iran tetap utuh.