Babak kasus ini dimulai pada Januari 2024, ketika Gottlief menerbitkan informasi di akun media sosialnya yang mengungkapkan identitas suami dari salah satu pemimpin protes paling terkemuka terhadap amandemen peradilan, Shekma Pressler, yang menunjukkan bahwa dia bekerja sebagai petugas di Shin Bet.