Siswa berpartisipasi dalam Kanvas Kebijakan Publik tentang demokrasi dan transformasi digital di Porto Velho
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisSiswa berpartisipasi dalam Kanvas Kebijakan Publik tentang demokrasi dan transformasi digital di Porto Velho
Jaringan Amazon
Kanvas Kebijakan Publik yang merupakan bagian dari program proyek Amazônia Que Eu Quero dari Fundação Rede Amazônica diadakan Senin ini (15) bersama mahasiswa dari Escola Major Guapindaia, di Porto Velho. Kegiatan tersebut mempertemukan generasi muda untuk mendiskusikan topik terkait demokrasi, teknologi, dan partisipasi warga dalam lingkungan digital.
Inisiatif ini mendahului debat “Demokrasi di Era Digital – Konsolidasi Lembaga Demokrasi dalam Lingkungan Transformasi Digital”, yang akan dipromosikan oleh proyek Amazônia Que Eu Quero pada Selasa (16) ini, di ibu kota Rondônia.
Dalam pertemuan yang diadakan di Escola Major Guapindaia, mahasiswa berpartisipasi dalam dinamika berdasarkan metodologi Kanvas Kebijakan Publik, sebuah alat yang mendorong konstruksi kolektif solusi terhadap tantangan yang dihadapi masyarakat. Kegiatan ini mendorong generasi muda untuk merefleksikan peran teknologi dalam demokrasi, dampak transformasi digital, dan pentingnya partisipasi warga.
"Kami sedang mengembangkan Kanvas Kebijakan Publik lainnya, yang merupakan ruang refleksi bagi kaum muda. Hari ini kami membahas topik yang sangat terkini, yang mengajak siswa untuk berpikir tentang demokrasi, teknologi, dan partisipasi warga. Dari diskusi ini, kami mulai mempertajam pandangan kritis kami dan mencari solusi terhadap tantangan Amazon kami", tegas Denis Carvalho, spesialis proyek di Fundação Rede Amazônica.
Sepanjang kegiatan, mahasiswa Escola Major Guapindaia membahas topik-topik seperti pemberantasan misinformasi, tanggung jawab dalam penggunaan platform digital, kewarganegaraan digital, dan penguatan institusi demokrasi. Proposal yang disiapkan selama pertemuan tersebut akan berkontribusi pada pembuatan Buku Solusi Amazon Que Eu Quero, sebuah dokumen yang mengumpulkan saran dari masyarakat untuk pembangunan wilayah tersebut.
Dengan tema “Demokrasi di Era Digital – Konsolidasi Lembaga Demokrasi dalam Lingkungan Transformasi Digital”, proyek Amazônia Que Eu Quero, sebuah inisiatif oleh Rede Amazônica Group yang dikembangkan oleh Fundação Rede Amazônica, mempromosikan perdebatan tentang demokrasi, teknologi, dan pemilu.
Pertemuan berlangsung Selasa (16) ini, mulai pukul 16.00, di Auditorium Kompleks Estrada de Ferro yang terletak di Avenida Farquar, di Pusat Porto Velho. Pendaftarannya gratis dan acaranya juga akan disiarkan langsung di g1.
Klik dan daftar untuk acara tersebut
Lihat juga:
Amazon Que eu Quero 2026: lingkungan digital mempengaruhi proses pemilu
Perdebatan ini akan membahas tanggung jawab bersama antara institusi, platform digital, dan pengguna dalam membangun lingkungan virtual yang lebih aman dan andal. Pentingnya mengembangkan mekanisme yang mampu melindungi demokrasi dalam menghadapi tantangan era digital juga akan dibahas.
Mediasi akan dilakukan oleh jurnalis Ana Paula Galvão, dari Rede Amazônica.
Turut serta dalam pertemuan tersebut adalah ilmuwan politik João Paulo Saraiva Leão Viana; jaksa penuntut umum daerah Leonardo Trevizani Caberlon; dan presiden Pengadilan Pemilihan Regional Rondônia (TRE-RO), Raduan Miguel Filho.
Selain debat, masyarakat juga dapat mengunjungi pameran tentang proses pemilu dan menyaksikan penampilan grup musik Minhas Raízes.
Ide dan proposal yang dipresentasikan selama acara tersebut akan berkontribusi pada pembuatan Buku Solusi Amazon Que Eu Quero. Proyek ini mendorong pertemuan yang mempertemukan para ahli, pemimpin, dan masyarakat untuk membahas jalur dan solusi yang ditujukan untuk pembangunan berkelanjutan di Amazon.
Tentang Amazon Que Eu Quero
Dibuat pada tahun 2019, Amazônia Que Eu Quero merupakan inisiatif dari Rede Amazônica Foundation dan Rede Amazônica Group yang mempromosikan pendidikan politik melalui dialog antara para pakar, institusi, manajer publik, dan masyarakat sipil. Proyek ini berupaya menyusun proposal untuk menghadapi tantangan utama di Amazon, mendorong partisipasi warga dan pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.
← Kembali