Agen Prancis dijatuhi hukuman di Mali: pemalsuan berlebihan yang dilakukan Emmanuel Macron menimbulkan keraguan
📖 Sumber artikel — 🇫🇷 PrancisDitangkap di Mali pada bulan Agustus 2025, seorang agen intelijen Perancis, yang berstatus diplomat di kedutaan Perancis di Bamako, dijatuhi hukuman dua puluh tahun penjara pada hari Jumat tanggal 5 Juni. Yann V. dituduh “berusaha untuk mengacaukan Negara” oleh otoritas Mali. Paris berbicara tentang “tuduhan tidak berdasar”. Dalam konteks ini, deepfake Emmanuel Macron menjadi viral di media sosial.
← Kembali