PM Australia menyerukan 'penyelidikan transparan' terhadap pembunuhan anak perempuan yang dilakukan CCD di Chakwal Punjab
📖 Sumber artikel — 🇬🇧 InggrisPerdana Menteri Australia Anthony Albanese pada hari Senin menyerukan penyelidikan transparan atas penembakan Hania Ahmad oleh Departemen Pengendalian Kejahatan Punjab (CCD) awal pekan ini, menurut The Guardian.
Adeel Ahmed, 39, istrinya Dr Sidra Khan, putri mereka Hania Ahmed, 9, dan putra Aafan Ahmed, 10, ditembak saat terjadi perampokan ketika personel CCD melepaskan tembakan ke kendaraan mereka, karena mengira itu milik perampok. Akibatnya Hania tewas di tempat, sedangkan Adeel dan Aafan luka parah. Dr Khan tetap tidak terluka.
Media Australia telah memberitakan kasus ini, karena keluarga tersebut adalah warga negara Australia yang tinggal di Perth. Insiden tersebut diliput oleh ABC, The Guardian, dan SBS, yang menyoroti bahwa keluarga tersebut sedang berlibur di Pakistan pada saat kejadian.
Dalam laporannya, The Guardian mengutip Albanese yang mengatakan bahwa insiden tersebut perlu diperiksa dengan baik oleh pihak berwenang.
"Keadaan ini memang perlu dikaji. Perlu dikaji secara transparan, sehingga semua orang bisa tahu, yang paling penting adalah keluarga, tapi orang lain juga," katanya kepada wartawan di Canberra, Senin.
“Australia mengharapkan adanya transparansi dan penyelidikan yang tepat atas keadaan ini.”
Menurut surat kabar tersebut, Albanese menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga dan teman-teman para korban, dan menambahkan bahwa komunitas Pakistan-Australia “akan benar-benar merasakan hal ini hari ini”.
“Seorang gadis berusia sembilan tahun yang mengunjungi Pakistan bersama keluarganya seharusnya menjadi saat yang menyenangkan,” katanya.
Sementara itu, The Guardian melaporkan bahwa Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia memberikan bantuan konsuler kepada keluarga tersebut, sementara Jaksa Agung Australia Barat Tony Buti pada hari Minggu menggambarkan insiden tersebut sebagai kasus tragis “kesalahan identitas”.
“Pikiran dan keprihatinan kami tertuju pada keluarga dan komunitas Pakistan yang tinggal di Australia Barat,” katanya.
Selain itu, Asosiasi Pakistan di Australia Barat mengatakan keluarga Ahmad telah meminta privasi untuk saat ini, surat kabar tersebut melaporkan.
“Kami menghubungi keluarga saat mereka melewati masa sulit ini,” kata kelompok masyarakat tersebut.
Dua tersangka yang terlibat dalam perampokan Rabu malam dan baku tembak fatal tewas dalam pertemuan dengan CCD Chakwal, sementara seorang pejabat departemen ditangkap atas tuduhan membunuh seorang gadis di bawah umur dan melukai saudara laki-laki dan ayahnya, kata sumber kepada Dawn pada hari Sabtu.
"Kedua perampok tersebut terlibat dalam serangkaian insiden perampokan yang terjadi dalam waktu tiga jam pada Rabu malam. Mereka adalah orang yang sama yang terlibat baku tembak dengan personel CCD saat menjarah sebuah keluarga warga negara Australia," klaim seorang pejabat senior CCD saat berbicara dengan Dawn.
Pada Laporan Informasi Pertama (FIR), pejabat CCD tersebut tidak didakwa, namun kini FIR tersebut telah diubah dengan penambahan pasal 302 yang berujung pada penangkapannya.
← Kembali