Enam nelayan diselamatkan hidup-hidup setelah tenggelam di Carutapera, dekat Praia de São Pedro
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisEnam nelayan diselamatkan hidup-hidup setelah tenggelam di Carutapera, MA
Enam nelayan diselamatkan hidup-hidup pada Sabtu lalu (13), setelah menghabiskan berjam-jam hilang di laut menyusul tenggelamnya sebuah kapal di dekat Praia de São Pedro, di kotamadya Carutapera, di pantai Maranhão (lihat, dalam video di atas, gambar tenggelamnya kapal dan penyelamatan para nelayan).
Rombongan tersebut terkatung-katung sejak Jumat (12), saat perahu kayu yang mereka kerjakan mengalami masalah di laut dan tenggelam. Di antara mereka yang selamat adalah nelayan Elivar Gomes da Silva, yang dikenal sebagai “Samba”, penduduk Raposa, di Greater São Luís.
✅Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 MA di WhatsApp
Enam nelayan diselamatkan hidup-hidup setelah tenggelam di Carutapera, dekat Praia de São Pedro
Reproduksi/Media sosial
Setelah menerima informasi pertama tentang hilangnya para nelayan tersebut, Balai Kota Raposa mulai memantau kasus tersebut melalui Departemen Perikanan dan Budidaya Perairan Kota dan Departemen Keamanan Umum Kota. Pemerintah kota juga mengaktifkan Pusat Taktis Udara (CTA), yang memberikan dukungan untuk operasi pencarian yang dilakukan di wilayah tersebut.
Menurut laporan dari nelayan sendiri, kecelakaan itu terjadi saat awak kapal sedang beristirahat. Dalam video yang direkam usai penyelamatan, salah satu korban selamat mengatakan kapal mulai tenggelam dan tenggelam dengan cepat. Tidak dapat kembali ke pantai, para pekerja tetap berada di laut menunggu bantuan.
Untuk meningkatkan peluang mereka untuk bertahan hidup, para nelayan tetap tinggal bersama dan menggunakan pelampung sebagai penyangga hingga mereka ditemukan oleh tim penyelamat. Sepanjang periode pencarian, anggota keluarga mengikuti informasi tersebut dengan ketakutan.
Konfirmasi penyelamatan para nelayan tersebut disampaikan Balai Kota Raposa yang mengucapkan terima kasih atas kerja tim yang terlibat dalam operasi, dukungan pihak berwenang, dan mobilisasi masyarakat yang menindaklanjuti kasus tersebut.
← Kembali