Apa yang diketahui tentang kasus pria yang ditangkap dengan kopernya yang dikemas setelah membunuh tetangganya dalam perebutan air
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisPria ditangkap karena membunuh tetangga setelah berebut air di Guarujá, SP
Kasus buronan pengadilan yang ditangkap lebih dari sebulan setelah membunuh tetangganya dalam perebutan air di Guarujá, di pantai São Paulo, menimbulkan dampak yang besar. Menurut Polisi Sipil, Francisco de Assis Lopes dos Santos ditahan dalam upaya melarikan diri ke negara bagian lain.
Sabrina da Silva, 42 tahun, meninggal setelah ditembak di kepala pada 27 April, di lokasi dekat Avenida Vereador Lydio Martins Corrêa. Francisco sempat buron hingga ditangkap pada Sabtu (13) dini hari.
✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 Santos baru di WhatsApp.
Pahami apa yang diketahui tentang kasus tersebut dari poin-poin berikut:
Diskusi tentang air
Korban berteriak untuk hidupnya
Penjahat dan dinamai menurut nama saudaranya
Terjebak dengan tas yang dikemas
Pembunuh ingin membunuh tetangga
Francisco de Assis Lopes dos Santos, 65, dituduh membunuh tetangganya Sabrina da Silva, 42, dengan tembakan di kepala di Guarujá, SP
Reproduksi
1. Diskusi tentang air
Menurut laporan polisi, kekacauan dimulai karena pasokan air antar properti yang bertetangga. Seorang saksi melaporkan bahwa Francisco menutup selang yang mengalirkan air ke kediaman Sabrina untuk memprioritaskan properti lain.
Situasi tersebut berujung adu mulut antara tersangka dan suami korban. Sabrina meninggalkan tempat itu, namun kembali beberapa saat kemudian untuk menyerahkan selang tersebut kepada rekannya, yang akan mencoba menyelesaikan masalahnya.
2. Korban berteriak meminta nyawanya
Sabrina da Silva, berusia 42 tahun, tewas dengan tembakan di kepala di Guarujá, SP
Jejaring Sosial
Menurut seorang saksi yang diidentifikasi hanya sebagai teman Sabrina, beberapa menit setelah kembali bertengkar, korban meminta Francisco untuk tidak menembak.
Wanita tersebut melaporkan mendengar korban berkata, "Demi Tuhan, jangan lakukan itu." Tiga suara tembakan kemudian terdengar.
Saat saksi hendak memeriksa kejadiannya, ia menemukan Sabrina tergeletak di lantai. Pada saat itu, Balai Kota Guarujá melaporkan bahwa Layanan Perawatan Darurat Keliling (Samu) memberikan pertolongan pertama dan mengirim Sabrina ke Rumah Sakit Santo Amaro (HSA), namun ia meninggal karena luka-lukanya dan meninggal.
3. Penjahat dan dinamai menurut nama saudaranya
Setelah kejahatan tersebut, Francisco melarikan diri dari tempat kejadian dengan sepeda motor dan dianggap sebagai buronan oleh pengadilan.
Menurut Polisi Sipil, dia tetap bersembunyi selama berminggu-minggu dan menerapkan strategi untuk mempersulit pencariannya. Saat ditangkap, penyidik mendapati tersangka menggunakan identitas saudaranya sendiri agar tidak diketahui identitasnya.
4. Terjebak dengan tas yang dikemas
Penangkapan terjadi pada Sabtu (13) dini hari, di sebuah rumah di lingkungan Jardim dos Prados, di Peruíbe.
Menurut Sekretariat Keamanan Publik São Paulo (SSP-SP), polisi sipil menerima informasi bahwa Francisco akan meninggalkan negara bagian tersebut. Berdasarkan pengaduan tersebut, para agen menemukan properti tersebut dan memberikan surat perintah penangkapan sementara yang dikeluarkan oleh Pengadilan.
Francisco ditemukan bersembunyi di Peruíbe (SP).
Reproduksi/Polisi Sipil
5. Pembunuh ingin membunuh tetangganya
Dalam keterangannya kepada polisi, Francisco mengaku melepaskan tembakan yang mengenai Sabrina.
Namun menurut Polisi Sipil, dia menyatakan sasarannya bukan korban. Orang yang diperiksa menyatakan bahwa dia bermaksud untuk memukul suaminya yang sedang bertengkar dengannya pada saat kejadian.
VIDEO: g1 dalam 1 Menit Santos
← Kembali