Identifikasi kasus demam berdarah yang terus berlanjut di selatan Sistan dan Baluchistan menjadikan Chabahar sebagai fokus utama program pemberantasan nyamuk Aeds di negara tersebut. Sehingga bersamaan dengan teridentifikasinya ratusan kasus tertular dan lebih dari seribu potensi fokus nyamuk pembawa penyakit, pihak eksekutif, lembaga kesehatan dan pelayanan di provinsi tersebut berupaya memutus rantai penularan penyakit di pesisir Makran dengan melaksanakan program segera dan jangka menengah.