Sorakan terdengar di desa martir Jitendra Sharma: Ibu, tidak menyadari kematian putranya, saudara perempuannya sampai di rumah paman; Meninggal dalam kecelakaan pesawat Assam
📖 Sumber artikel — 🇮🇳 HindiJitendra Sharma dari Aligarh meninggal dalam kecelakaan pesawat di Assam. Jenazah syahid akan mencapai desa sekitar jam 2 siang hari ini yaitu pada hari Senin. Sedangkan sang ibu masih belum mengetahui kabar kematian putranya. Sang ibu dikurung sendirian di rumah. Sedangkan kakak dan adiknya tinggal di rumah paman. Di sini anggota keluarga dalam kondisi buruk sambil menangis. Ada sorakan untuk martir Jitendra di desa. Spanduk dan papan pengumuman dipasang di berbagai tempat. Ada tertulis di atasnya - Pameran akan diselenggarakan setiap tahun di atas tumpukan kayu para martir, ini akan menjadi tanda sisa dari mereka yang mati demi negara. Faktanya, pada Sabtu pagi pukul 10 pagi, pesawat angkut AN-32 milik Angkatan Udara India sempat jatuh saat mendarat. Selain Jitendra, 4 orang lagi tewas dalam kecelakaan ini. Ketahui dulu siapa Sersan Jitendra Sharma Jitendra Sharma (31), yang tinggal di desa Salpur Aligarh, memiliki 7 saudara laki-laki dan perempuan. Dia adalah anak bungsu di keluarganya. Saat ini, selain ibunya Rajeshwari Devi, dua kakak laki-laki Ramakant dan Bhupendra tinggal di rumah tersebut. Jitendra terpilih di Angkatan Udara India pada 1 Januari 2015. Ia mengabdi pada negara selama sekitar 11 tahun. Ayah Jitendra, Karua Sharma, meninggal 12 tahun lalu. Setelah kematian ayah mereka, ibu Rajeshwari Devi membesarkan semua anak. Anggota keluarga menceritakan- Jitendra baru-baru ini datang ke desa untuk cuti. Dia kembali bertugas pada tanggal 5 Juni. Ada pembicaraan yang terjadi di rumah mengenai pernikahan mereka. Dia juga mencari seorang gadis untuk dinikahi. Keluarganya hendak segera memulai persiapan pernikahan, namun sebelum itu dia meninggal karena kecelakaan. Untuk informasi terkini terkait martir Sersan Jitendra Sharma dari Aligarh, kunjungi blog di bawah ini...
← Kembali