Birjand - IRNA - Konflik massal selalu menjadi salah satu dampak buruk yang mengkhawatirkan bagi keamanan psikologis warga negara. Membaca kembali kapasitas lokal dan budaya menunjukkan bahwa pengaruh kata-kata dan posisi moral para tetua masih merupakan metode yang paling efisien untuk mengendalikan kemarahan dan mengubah konfrontasi berdarah menjadi perdamaian dan rekonsiliasi yang abadi.