Hal ini ditunjukkan oleh survei besar-besaran yang dilakukan oleh Dewan Hubungan Luar Negeri Eropa, lembaga pemikir studi geopolitik terpenting di Eropa. Penyebab perpecahan tersebut sederhana: kembalinya Partai Republik ke Gedung Putih, ancamannya untuk secara paksa mencaplok pulau Greenland di Denmark, dan serangannya terhadap Iran tanpa rencana atau strategi.