Pria lanjut usia tersebut mengalami beberapa luka dan dirawat oleh unit kesehatan di Óbidos Reproduksi Pria lanjut usia yang ditemukan terikat di pagar setelah menjadi sasaran perampokan di komunitas dataran banjir, di kotamadya Óbidos, di Pará barat, tidak melawan dan meninggal. Informasi kematian tersebut dikonfirmasi resmi oleh polisi Militer (PM) dan Sipil (PC) pada Minggu (14) ini. ​Dengan dipastikannya kematian korban, jalur penyidikan kasus tersebut diubah oleh Polisi Sipil yang kini menganggap tindak pidana tersebut sebagai perampokan (perampokan diikuti kematian). ​ ​Pria tua itu ditemukan oleh penduduk di wilayah tersebut setelah ditangkap oleh penjahat di daerah pedesaan kotamadya. Berdasarkan laporan awal, para perampok menyerbu tempat tersebut, mencuri barang-barang korban dan, sebelum melarikan diri, mengikatnya erat-erat pada tiang pagar di kawasan dataran banjir. ​Masih belum ada informasi rinci mengenai penyebab pasti kematiannya, apakah karena serangan fisik yang dialami saat perampokan atau saat pria lanjut usia tersebut masih terekspos dan terikat di lokasi kejadian. Tim polisi Sipil dan Militer melakukan penggerebekan di wilayah tepi sungai Óbidos untuk mencoba mengidentifikasi dan menemukan pelaku kejahatan. Hingga update terakhir laporan ini, belum ada tersangka yang ditahan. ​Polisi meminta agar informasi apa pun yang dapat membantu menemukan para penjahat disampaikan secara anonim melalui Hotline (181) atau langsung ke tim polisi di wilayah tersebut.