Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menekankan bahwa mengarahkan tuduhan makar terhadap orang-orang yang menjalankan tugas resminya dengan tujuan melindungi kepentingan nasional adalah hal yang disayangkan, dan menyerukan dukungan atas upaya yang dilakukan untuk mengabdi pada negara dan memperkuat persatuan internal.