MULTAN: Sayap Imigrasi Badan Investigasi Federal (FIA) pada hari Minggu menggagalkan dugaan upaya pegawai pemerintah untuk bepergian ke luar negeri dari Bandara Multan menggunakan sertifikat tidak ada keberatan (NOC) palsu. Dalam siaran persnya, badan tersebut mengatakan bahwa seorang penumpang, yang diidentifikasi sebagai Mohsin Ali, sedang melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab dengan nomor penerbangan PA812. Ia menambahkan bahwa penumpang tersebut bertugas sebagai pelayan bangsal di Otoritas Kesehatan Distrik, Vehari. Berdasarkan penyelidikan awal, penumpang tersebut menunjukkan NOC untuk bepergian ke luar negeri, yang ternyata palsu saat verifikasi, kata rilis tersebut. “Penumpang tersebut diduga mengatur NOC palsu melalui seorang pejabat bernama Naveed Imran yang ditempatkan di Otoritas Kesehatan Distrik, Vehari,” katanya, menambahkan, “Penumpang tersebut telah diserahkan ke Lingkaran Anti-Perdagangan Manusia Multan untuk tindakan hukum lebih lanjut.” Sementara itu, Direktur FIA Multan Zone Attaur Rehman mengapresiasi kinerja tim imigrasi. “Tindakan tegas terhadap unsur-unsur yang terlibat dalam dokumen palsu terus berlanjut,” rilis tersebut mengutip pernyataan Rehman. Ia menghimbau agar warga negara selalu menggunakan cara-cara yang sah untuk bepergian ke luar negeri dan tidak menyerahkan informasi atau dokumen pribadinya kepada orang yang tidak berkepentingan. Rehman pun mengimbau masyarakat segera melaporkan penipuan visa kepada pejabat FIA terkait.