Brasil di Dunia memperdebatkan geopolitik sepak bola dan Piala Dunia 2026
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisMinggu ini (14), pukul 19.30, TV Brasil akan menayangkan edisi Brasil di Dunia yang belum pernah ada sebelumnya, yang menganalisis acara internasional utama dan dampaknya terhadap negara tersebut. Program ini akan memperdebatkan geopolitik sepak bola dan bagaimana Piala Dunia 2026 dimasukkan dalam konteks ini.
Dalam episode ini, Cristina Serra, Jamil Chade, dan Yan Boechat menyambut ilmuwan politik Carlos Eduardo Martins.
Berita terkait:
EBC dan UFPel membuka stasiun TV publik baru di Pelotas.
Iklim ketakutan dan harga yang tinggi membuat para penggemar menjauh dari Piala Dunia di Amerika.
Piala Dunia 2026 mengungkap ketegangan di luar lapangan.
Selain itu, Brazil in the World minggu ini memperdebatkan topik-topik yang akan menjadi agenda pertemuan G7 minggu depan, dan memperbarui situasi mengenai perang antara Iran dan Israel, protes di Bolivia, dan pemilu di Peru dan Kolombia.
Tamu program mingguan di TV Brasil memiliki gelar di bidang Sosiologi dan Politik dari Universitas Katolik Kepausan Rio de Janeiro (PUC-Rio), gelar master di bidang Administrasi dari Fundação Getulio Vargas (FGV) dan gelar PhD di bidang Sosiologi dari Universitas São Paulo (USP). Carlos Eduardo Martins juga seorang profesor di Institut Hubungan Internasional dan Pertahanan di Universitas Federal Rio de Janeiro (UFRJ).
Tentang produksi
Brazil in the World berdedikasi untuk membahas, dengan mendalam dan jelas, peristiwa-peristiwa internasional besar yang membentuk politik, ekonomi, dan kehidupan sehari-hari. Dilakukan oleh Cristina Serra, Jamil Chade dan Yan Boechat, program ini menggabungkan analisis kontekstual, penjelasan yang mudah diakses, dan wawancara dengan para ahli yang membantu menjelaskan refleksi skenario global di Brasil.
Cristina Serra telah bekerja sebagai jurnalis selama sekitar 40 tahun, bekerja di TV Globo selama 26 tahun, sebagai koresponden di New York, dan peran lainnya. Jurnalis Jamil Chade telah bekerja selama dua dekade sebagai koresponden untuk berbagai kendaraan di kantor PBB di Jenewa, dan selama itu ia berkontribusi pada BBC, CNN, Guardian, dan media Brasil. Yan Boechat telah meliput konflik internasional selama 20 tahun untuk berbagai media, seperti Folha de S. Paulo dan O Estado de S. Paulo, dan telah melaporkan langsung di Afrika, Timur Tengah, Rusia, dan Amerika Latin.
Program ini telah mengundang tokoh-tokoh seperti Menteri Marina Silva; duta besar André Corrêa do Lago, presiden COP30; ahli geografi Elias Jabbour; dan ekonom Juliana Furno.
Langsung dan sesuai permintaan
Ikuti program TV Brasil di saluran terbuka, TV berbayar, dan parabola. Saksikan: https://tvbrasil.ebc.com.br/comosintonizar.
Program favorit Anda ada di TV Brasil Play, melalui situs web http://tvbrasilplay.com.br atau melalui aplikasi di ponsel cerdas Anda. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis dan tersedia untuk Android dan iOS. Tonton juga di WebTV: https://tvbrasil.ebc.com.br/webtv.
Layanan
Brasil di Dunia – Minggu, 14/6, pukul 19.30, di TV Brasil
Brasil di Dunia – Fajar mulai Minggu, 14 Juni, hingga Senin, 15 Juni, pukul 02.00, di TV Brasil
← Kembali