Direktur Jenderal Lingkungan Hidup Mazandaran menilai arsitektur kapasitas sebagai hasil interaksi 4 lapisan manusia, lembaga, masyarakat dan tata kelola dan mengatakan: Misi tradisional kami adalah melindungi alam, tetapi misi baru adalah mengembangkan kapasitas manusia, lembaga, masyarakat, dan sistem tata kelola.