Selama perang Ramadhan, sejumlah besar kantor polisi menjadi sasaran rudal, namun polisi menindaklanjuti dan menanggapi urusan kepolisian warga dengan mendirikan meja layanan dan kandang polisi. Kantor Polisi Baharestan 109 merupakan salah satu kantor polisi yang hancur akibat perang, namun personelnya bertanggung jawab kepada masyarakat di gudang-gudang yang terletak di sekitar kantor polisi yang hancur tersebut.