Setelah karir profesional yang cemerlang dalam bisnis, Isabelle Le Bourgeois memasuki ordo suci dan dilatih dalam psikoanalisis. Seorang mantan pendeta penjara, dia baru saja menerbitkan sebuah karya yang memperluas dan memperluas pencariannya: menjadikan kegagalan sebagai suatu bagian, bukan suatu keniscayaan.