Pada tanggal 10, Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung, yang sedang mengunjungi Eropa, mengumumkan pernyataan bersama dengan Uni Eropa yang menyatakan bahwa Korea Utara tidak akan diakui sebagai negara senjata nuklir. Kementerian Luar Negeri Korea Utara menanggapinya dengan mengatakan, ``Prinsip kami dalam memperlakukan Korea Selatan sebagai negara yang sepenuhnya bermusuhan tetap tidak berubah.''