Pada minggu keempat bulan Mei, laporan diterbitkan dari Herat yang menunjukkan bahwa pasukan Taliban telah menangkap sejumlah perempuan dan anak perempuan karena apa yang mereka sebut "ketidakpatuhan terhadap jilbab". PBB melalui delegasinya di Afghanistan menyatakan keprihatinannya atas penangkapan tersebut dan menganggapnya sebagai masalah serius di bidang hak asasi manusia. Menurut laporan, para perempuan yang ditahan tersebut dituduh tidak menutupi wajah mereka atau tampil di depan umum dengan riasan.