Pemimpin oposisi Afrika Selatan Julius Malema menuduh lembaga-lembaga negara membiarkan terjadinya kekerasan anti-migran, seiring dengan unggahan baru-baru ini di media sosial yang mengungkap perpecahan mendalam mengenai imigrasi di tengah meningkatnya serangan xenofobia dan repatriasi di seluruh negeri. Posting kekerasan Xenofobia di Afrika Selatan disponsori oleh negara, kata Julius Malema muncul pertama kali di Premium Times Nigeria.