mesin kartu Reproduksi/JN Seorang pria berusia 40 tahun menghubungi Polisi Militer (PM) di Santo Antônio do Monte untuk melaporkan penipuan yang dialami selama Expolagoa yang diadakan di kota tersebut. Berdasarkan catatan polisi, korban melaporkan bahwa pada tanggal 6 Juni ia membeli sebotol air dari seorang pedagang kaki lima yang berada di luar Taman Pameran. Pembayaran dilakukan melalui kartu bank. ✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 Centro-Oeste de Minas di WhatsApp Menurut laporan, saat bertransaksi, pedagang kaki lima tersebut mengambil kartu dari tangannya dan memberitahukan bahwa pembayaran belum selesai. Dia kemudian mengatakan dia akan mencoba melakukan operasi pada mesin lain. Setelah kebaktian, pria tersebut menerima kembali kartu tersebut dan meninggalkan tempat itu. Tak lama kemudian, dia menyadari bahwa kartu yang dikembalikan itu atas nama orang lain. Saat memeriksa rekening banknya, korban menemukan ada beberapa upaya pembelian online yang dilakukan. Pembelian dan penarikan secara langsung juga dilakukan menggunakan rincian bank mereka, sehingga menyebabkan kerugian finansial. Jumlah kerusakan tidak diungkapkan. Kasus tersebut telah didaftarkan oleh Polisi Militer dan harus diselidiki untuk mengidentifikasi pelaku penipuan. Bimbingan Kepolisian menghimbau konsumen untuk selalu memeriksa nama yang tertera pada kartu setelah melakukan pembayaran oleh pihak ketiga dan memantau keseluruhan pengoperasian pada mesin kartu. Jika terjadi transaksi mencurigakan, rekomendasinya adalah segera memblokir kartu, menghubungi lembaga keuangan dan membuat laporan polisi. BACA JUGA: Wanita hamil dan teman-temannya ditangkap karena menipu toko anak-anak Pria ditangkap karena dicurigai menyebabkan kerugian sebesar R$300.000 dalam penipuan PERHATIKAN: Aturan baru penggunaan Dana Jaminan Kredit oleh bank mulai berlaku Aturan baru penggunaan Dana Jaminan Kredit oleh perbankan mulai berlaku VIDEO: lihat segala sesuatu tentang Barat Tengah Minas