Gadis 12 tahun meninggal setelah dipukuli pada malam pertama dia tidur di rumah ayahnya di Várzea Grande (MT), kata pengacara
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisPengacara keluarga Olga Beatriz mengklaim bahwa anak tersebut tidak memiliki ponsel atau jejaring sosial
Olga Beatriz Santos da Silva, 12 tahun, meninggal pada malam pertama dia tidur di rumah ayahnya, Claudinei Silva, 42 tahun, di lingkungan Serra Dourada, di Várzea Grande, Minggu lalu (8). Informasi tersebut dikonfirmasi ke g1 oleh pengacara keluarga, Dayanne Rodrigues.
Menurut perwakilan keluarga, ibu remaja tersebut dipisahkan dari Claudinei setelah mengalami kekerasan dalam rumah tangga. Menurut laporan tersebut, Olga Beatriz bersikeras untuk tetap menjaga kontak dengan ayahnya dan, oleh karena itu, ibunya mengizinkan beberapa kunjungan, tetapi tanpa menginap.
Ibu korban juga membantah versi yang disampaikan tersangka bahwa dia menemukan pertukaran pesan antara putrinya dan seorang anak laki-laki. Menurutnya, anak tersebut tidak memiliki ponsel atau jejaring sosial.
✅ Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 MT di WhatsApp
Ibu putus asa setelah mengetahui bahwa ayah membunuh putrinya di MT
Menurut Polisi Sipil, Claudinei melarikan diri dari rumah tempat kejahatan tersebut diduga terjadi tak lama setelah mengirim pesan kepada mantannya untuk menjemput gadis tersebut. Dia kemudian datang ke kantor polisi, di mana dia ditangkap karena pembunuhan perempuan. g1 mencoba menemukan pertahanannya.
Pada hari kejadian, sang ibu melaporkan bahwa dia pergi ke rumah mantan pasangannya sekitar jam 6 sore untuk menjemput putrinya. Menurutnya, setelah beberapa kali ngotot di depan pintu gerbang, Claudinei keluar dari kediaman dan menyatakan Olga Beatriz sedang bermain di rumah tetangga.
Namun, saat memasuki properti, wanita tersebut menemukan remaja tersebut tergeletak di lantai salah satu kamar tidur, tidak sadarkan diri dan dengan beberapa luka akibat serangan fisik.
Kasus ini diselidiki oleh Polisi Sipil sebagai pembunuhan perempuan.
Claudinei Silva, berusia 42 tahun, dan Olga Beatriz Santos da Silva, berusia 12 tahun
Reproduksi
← Kembali