Menurut New York Times, AS berencana mengurangi kapasitas militer yang dialokasikan untuk operasi NATO di Eropa. Dalam lingkup rencana tersebut, direncanakan untuk mengurangi jumlah pesawat tempur F-16 dan F-15E dari 150 menjadi 100, mengurangi pesawat patroli maritim dan menarik pesawat pengisian bahan bakar udara yang dialokasikan ke Eropa. Disebutkan juga bahwa salah satu skuadron pembom yang dialokasikan untuk pertahanan Eropa kemungkinan akan dialihkan ke wilayah lain. Belum ada pernyataan resmi dari NATO dan Pentagon mengenai tuduhan tersebut.