Penerbangan Indigo dari Ahmedabad ke Delhi melalui Lucknow melakukan pendaratan darurat di Lucknow pada hari Jumat. Pesawat masih mengudara ketika ditemukan kertas tisu di toilet yang bertuliskan bom. Setelah itu pilot menginformasikan kepada Air Traffic Control (ATC) dan meminta izin untuk melakukan pendaratan darurat. ATC memberi tahu otoritas bandara dan badan keamanan, lalu memberikan izin pendaratan. Setelah itu, penerbangan (6E-2111) mendarat di Bandara Lucknow pada pukul 11:15. Seluruh penumpang yang berjumlah 180 orang dan barang bawaan mereka kemudian diturunkan. Pengecekan berlangsung sekitar satu jam. Pasukan penjinak bom dan personel dari instansi lain memeriksa pesawat tersebut. Pasukan anjing memeriksa setiap barang bawaan penumpang. Namun tidak ditemukan benda mencurigakan. Semua penumpang sudah duduk di dalam pesawat. Pesawat berangkat ke Delhi pada pukul 2:40. Banyak orang termasuk mantan IPS BP Ashok harus berangkat ke Delhi dengan pesawat ini. Lihat gambarnya- kata juru bicara Indigo- Ancaman dilaporkan di dalam penerbangan. Setelah itu, sesuai dengan protokol keamanan, petugas senior diberitahu tentang hal ini. Protokol keselamatan diikuti. Pesawat akan diterbangkan ke Delhi setelah pemeriksaan yang diperlukan. Baca dua kejadian serupa 19 Oktober 2024: Ancaman terhadap penerbangan Star Air Sebelumnya, pada 19 Oktober 2024, ancaman bom diterima di penerbangan Star Air dari Lucknow menuju Kishangarh, Ajmer. Pesawat langsung dihentikan setelah mendapat ancaman. Setiap sudut dan sudut, termasuk muatannya, digeledah, tetapi tidak ada yang ditemukan. 30 Oktober 2024: Informasi tentang bom di penerbangan IndiGo 11 hari kemudian, yakni pada 30 Oktober 2024, dua penerbangan Indigo Airlines 6E-518 (Delhi-Lucknow) dan 6E-1416 (Abu Dhabi-Lucknow) mendapat ancaman bom. Petugas keamanan mengambil alih pesawat tersebut dan menyelidikinya, namun tidak ditemukan sesuatu yang mencurigakan di sana. Beritanya terus diperbarui….