Sidang pertama atas kasus dimana mantan rektor Universitas Kedokteran Wanita Tokyo didakwa melakukan pelanggaran kepercayaan karena menyebabkan kerugian pada universitas senilai lebih dari 280 juta yen telah diadakan, dan mantan presiden menyatakan, ``Saya tidak bertindak melanggar kepercayaan,'' dan menyatakan bahwa dia tidak bersalah.