'Audio cinta': lihat reaksi baru bayi ketika mendengar suara orang tuanya di sekolah dan pahami trennya
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 Portugis'Audio Cinta': Lihat reaksi baru bayi saat mendengar suara orang tuanya di sekolah di PI
Reaksi baru bayi dan anak setelah mendengar pesan dari orang tuanya dirilis Kamis ini (10) oleh Escola Municipal Creche Tia Joaninha, di Belém do Piauí. Video-video tersebut merupakan bagian dari tren “Audio do amor” yang menjadi viral ketika menampilkan siswa yang emosional saat melakukan kegiatan merayakan Hari Keluarga.
Kegiatan tersebut mempertemukan tujuh kelas penitipan anak. Dengan headphone, anak-anak mendengarkan audio dari ayah dan ibu mereka dan reaksi mereka direkam dalam video. Gambar-gambar baru menunjukkan respons seperti senyuman, rasa malu, keterkejutan, dan emosi (lihat di atas).
✅ Ikuti saluran g1 Piauí di WhatsApp
Sekretaris sekolah Kauanna Carla menjelaskan, kegiatan tersebut terinspirasi dari tren yang populer di Hari Ibu dan diadaptasi untuk mengikutsertakan para ayah. “Saya hanya melihat anak-anak yang lebih tua dan tidak pernah melihat bayi di tempat penitipan anak. Butuh waktu cukup lama karena kami ingin mendaftarkan mereka semua,” katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut membangkitkan perasaan berbeda pada anak-anak. "Itu tren cinta. Cinta itu berbentuk suara yang membangkitkan emosi ketika mendengarkan audio dari orang tua dan anggota keluarga," ujarnya.
‘Audio cinta’: memahami tren yang menjadi viral pada bayi di sekolah; video
Reproduksi/Media Sosial
“Saya rasa setiap reaksi mencerminkan rasa cinta sejati orang tua terhadap anak-anaknya, yang merasa dicintai dan disambut,” tambahnya.
Video tersebut direkam dan diorganisir oleh tim sekolah. Kauanna juga mengatakan bahwa dia terharu melihat rekaman tersebut.
“Saya menangis bersama seseorang yang tampak seperti orang dewasa yang menahan tangis ketika mendengar suara ibunya, hanya air mata yang berlinang,” jelas Kauanna Carla.
Di antara anak-anak tersebut, Ana Julia, 3 tahun, menangis mendengar suara ibunya, Leandra Macedo. Reaksinya menggerakkan keluarga.
“Saya sangat terkejut dengan reaksinya. Saat itu, hati saya hancur saat melihatnya menangis, tapi saya juga merasakan cinta yang sangat besar. Tidak mungkin untuk tidak emosional,” ujarnya.
Luisa Macedo, ibu dari siswa Helena, mengaku senang melihat video putrinya dan menyoroti pekerjaan para guru. Erismar Carvalho, ibu Ayla, mengaku geli melihat gadis itu dipermalukan.
Pahami tren “Audio cinta”.
Tren “Love Audio” berupa rekaman reaksi anak saat mendengarkan pesan suara dari ayah, ibu, atau anggota keluarga. Usulannya adalah untuk merekam momen kasih sayang dan menonjolkan ikatan di antara mereka.
Di Creche Tia Joaninha, kegiatan tersebut termasuk dalam perencanaan perayaan Hari Keluarga. Para guru meminta mereka yang bertanggung jawab atas audio tersebut dan memfilmkan setiap anak yang mendengarkan pesan tersebut.
Setelah itu, video disusun berdasarkan kelas.
Koordinator sekolah, Michelly Carvalho menjelaskan, tujuannya adalah untuk mempererat ikatan emosi dan berkontribusi terhadap perkembangan emosi siswa.
“Kegiatan tersebut meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri, meningkatkan penerimaan dan keamanan emosional, mendorong ekspresi perasaan, mendorong mendengarkan dan menghargai partisipasi keluarga dalam proses pendidikan”, ujarnya.
Menurutnya, mendengarkan pesan-pesan tersebut membuat anak merasa dicintai dan diperhatikan. Video pertama yang dirilis oleh sekolah, menampilkan siswa TK I berusia 1 tahun, telah ditonton lebih dari 2 juta kali.
Dampaknya mengejutkan tim pengajar. “Kami selaku pihak sekolah sangat senang karena ini adalah hasil kerja yang dilakukan dengan penuh cinta kasih”, tegas direktur unit, Joana Neta.
VIDEO: Bayi viral setelah tergerak oleh ‘audio cinta’ di sekolah PI
Reproduksi/Media Sosial
*Eduarda Barradas dan Vitória Bacelar, magang di bawah pengawasan Lucas Marreiros.
VIDEO: tonton video Rede Clube yang paling banyak dilihat
← Kembali