Sebuah simbol kekayaan dan diselimuti legenda urban, Palace Hotel adalah salah satu bangunan paling simbolis di Ribeirão Preto, SP; belajar sejarah
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisTemukan sejarah Palace Hotel, salah satu bangunan paling simbolis di Ribeirão Preto
Quarteirão Paulista, di pusat Ribeirão Preto (SP), merupakan salah satu bangunan paling simbolis di kota. Saat ini merupakan Pusat Kebudayaan Istana, bangunan ini menyatukan hampir satu abad kisah yang ditandai dengan kekayaan kopi, perebutan kekuasaan, arsitektur, legenda urban, dan kisah-kisah yang memenuhi imajinasi populer.
Dibangun pada masa puncak perekonomian kopi, bangunan ini dibuka pada tahun 1926 sebagai Central Hotel. Diciptakan oleh pedagang kopi Adalberto Henrique de Oliveira Roxo, usaha ini muncul pada saat Ribeirão Preto sedang mengkonsolidasikan dirinya sebagai salah satu kota paling makmur di pedalaman São Paulo, yang merupakan simbol kekayaan yang dihasilkan oleh kopi.
Laporan ini adalah bagian dari serial 'Hidden Stories', sebuah produksi khusus oleh EPTV, afiliasi TV Globo, untuk merayakan ulang tahun ke-170 Ribeirão Preto, yang dirayakan pada tanggal 19 Juni. Keingintahuan, karakter penting, dan fakta yang hanya diketahui sedikit orang membantu memahami lintasan salah satu kota terpenting di negara bagian São Paulo.
✅Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 Ribeirão e Franca di WhatsApp
Selain sejarahnya yang penting, Istana ini juga terkenal dengan kisah-kisah turun temurun dan masih diceritakan hingga saat ini. Bangunan ini juga dikelilingi oleh laporan penampakan supernatural.
Dari kekayaan kopi hingga Quarteirão Paulista
Hotel ini dibangun dari tahun 1924 hingga 1926 di depan Praça XV de Novembro, yang pada saat itu merupakan alamat keluarga utama dan tokoh politik kota. Pendirinya, Adalberto Roxo, adalah seorang pedagang kopi dan juga aktif dalam politik lokal.
Buku "Palace Hotel: Café, Poder e Política em Ribeirão Preto", oleh jurnalis José Manuel Lourenço, menyoroti bahwa sejarah bangunan ini terkait langsung dengan hubungan antara elit kopi, kelompok politik yang menguasai kota dan perkembangan ekonomi Ribeirão Preto selama Republik Pertama.
Palace Hotel di Ribeirao Preto (SP)
Felipe Goncalves de Souza
Diumumkan pada saat itu sebagai hotel tiga lantai dengan sekitar 100 kamar, bangunan ini menarik perhatian karena ukuran dan kemewahannya. Itu memiliki ruang pesta, restoran, bar, area untuk menerima wisatawan dan lift listrik pertama di Ribeirão Preto.
Tak lama setelah peresmian, pada tahun 1927, properti tersebut diakuisisi oleh Companhia Cervejaria Paulista, yang diketuai oleh pengusaha João Alves de Meira Júnior. Pembelian tersebut membantu pembangunan proyek yang akan membangun Quarteirão Paulista, sebuah kompleks arsitektur yang nantinya akan menyatukan Palace Hotel, Gedung Meira Júnior, dan Theatro Pedro II.
Bagian rahasia dan cerita hantu
Salah satu cerita paling terkenal berbicara tentang jalan rahasia yang menghubungkan gedung itu dengan Teater Pedro II. Meskipun tidak ada bukti yang mengkonfirmasi informasi tersebut, legenda mengatakan bahwa akses tersebut mungkin digunakan oleh anggota elit Ribeirão Preto, yang meninggalkan istri mereka di pertunjukan yang diadakan di teater dan menggunakan tiket tersebut untuk pergi ke hotel dan mengadakan pertemuan dengan wanita lain.
Cerita lain melaporkan adanya seorang wanita muda yang diduga bunuh diri di dalam gedung dan seorang mantan karyawannya tewas di tempat, namun terus berjalan melewati koridor dan fasilitas hotel. Kasus-kasus tersebut tidak pernah terbukti, namun kasus tersebut membantu mengubah Istana menjadi salah satu tempat paling misterius di kota.
Temukan legenda urban Pusat Kebudayaan Istana di Ribeirão Preto (SP)
Felipe Goncalves de Souza
Pengabaian dan kelahiran kembali
Setelah puluhan tahun beroperasi, Palace Hotel menutup aktivitasnya pada tahun 1992 dan tetap ditutup selama bertahun-tahun, menghadapi kemunduran yang berkepanjangan.
Kemudian, properti tersebut menjalani proses restorasi ekstensif yang berakhir pada tanggal 30 September 2011. Setelah dipugar, properti tersebut memperoleh fungsi baru dan diubah menjadi Pusat Kebudayaan Istana.
Saat ini, ruang tersebut menjadi tempat pameran, lokakarya, presentasi seni, dan kegiatan pelatihan budaya. Menurut data administrasi, sekitar 1. 600 siswa berpartisipasi setiap minggu dalam kegiatan yang dilakukan di lokasi.
Hampir berusia 100 tahun, hotel tua ini terus menjadi salah satu bangunan terpenting di Ribeirão Preto.
Pusat Kebudayaan Istana, di Ribeirão Preto (SP)
Matheus Moraes
*Di bawah pengawasan Flávia Santucci
Lihat lebih banyak berita dari wilayah ini di g1 Ribeirão Preto e Franca
VIDEO: Segala sesuatu tentang Ribeirão Preto, Franca dan wilayahnya
← Kembali