Piala Dunia 2026 menjanjikan akan memecahkan semua rekor olahraga, namun juga bisa menjadi salah satu Piala Dunia yang paling berkesan dalam konteks internasional. Perluasan turnamen menjadi 48 tim, meningkatnya ketegangan geopolitik, pembatasan imigrasi yang dipromosikan oleh Amerika Serikat dan peringatan tentang suhu ekstrem menempatkan kompetisi ini di hadapan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Meskipun FIFA menyatakan bahwa ini akan menjadi Piala Dunia paling inklusif dalam sejarah, organisasi sipil, pakar, dan beberapa pemerintah mempertanyakan bagaimana kebijakan perbatasan baru, konflik internasional, dan perubahan iklim akan berdampak pada pemain, penggemar, dan delegasi. Bisakah sepak bola lepas dari politik atau akankah Piala Dunia ini ditentukan oleh sesuatu yang lebih dari sekedar apa yang terjadi di dalam stadion? Kami menganalisisnya di El Debate on France 24.