Perang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Israel di satu sisi, dan Iran di sisi lain, telah memberikan dampak besar pada perekonomian Irak, menempatkan negara tersebut menghadapi salah satu tantangan keuangan tersulit selama bertahun-tahun, setelah penutupan Selat Hormuz dan gangguan lalu lintas pelayaran di dalamnya mengancam arteri utama ekspor minyak Irak, yang merupakan sumber utama pendapatan negara.