Unit Polisi Sipil Terpadu Mojuí dos Campos Polisi Sipil/Reproduksi Seorang pria ditangkap basah oleh Polisi Militer di kotamadya Mojuí dos Campos, di Pará barat, karena dicurigai melakukan kekerasan terhadap mantan pacarnya. Kejahatan tersebut dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa penyerang tidak terima dengan berakhirnya hubungan keduanya. ✅ Ikuti saluran g1 Santarém e Região di WhatsApp Polisi mengetahui kasus tersebut setelah dipanggil oleh perawat dan teknisi dari Rumah Sakit Mojuí dos Campos, di mana korban dirawat dengan luka serius. Sebuah tim pergi ke unit kesehatan dan memastikan keseriusan cederanya. Setelah mengumpulkan informasi mengenai motivasi dan lokasi tersangka, polisi militer mulai mencari dan berhasil menangkap pria tersebut saat masih beraksi. Kepala delegasi Polisi Sipil Mojuí dos Campos, Lucivelton Ferreira, melaporkan bahwa korban mengalami serangkaian serangan fisik dan verbal. Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, tersangka menendang, meninju bagian wajah, dan melemparkannya ke tanah. Selama penyerangan, dia juga mencoba mencekiknya hingga meninggalkan bekas dan luka parah di lehernya. Penyerang juga menggunakan kata-kata makian, kata-kata kotor dan pelecehan verbal. Pria tersebut menggunakan cangkir termal untuk memukul kepala mantan pacarnya, yang mengalami dua pukulan di dahi. Menurut Polisi Sipil, kasus ini bukanlah kasus yang terisolasi. Riwayat yang dilaporkan oleh korban menunjukkan bahwa dia pernah diserang oleh pria tersebut pada kesempatan lain. Kesaksian ibu korban juga harus didengarkan. Penyerang dan korban dibawa ke kantor polisi kota, di mana laporan penangkapan dibuat dalam tindakan tersebut. Wanita itu dikirim untuk pemeriksaan forensik untuk memastikan cederanya. Insiden tersebut telah dilaporkan ke pengadilan dan pria tersebut telah dipindahkan ke penjara, di mana dia menunggu sidang hak asuh. Lucenildo Santos, dari Blog do Tabocal, berkontribusi G1 Menjelaskan: siklus hubungan yang kasar VIDEO: paling banyak dilihat dari g1 Santarém dan Wilayah