Pengadilan memerintahkan renovasi sekolah dengan struktur berbahaya dan serangan kelelawar di kota di PA
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisSekolah Kota Presidente Médici Marapanim, di PA.
MPPA
Pengadilan Pará memerintahkan Kotamadya Marapanim, di timur laut negara bagian tersebut, untuk mengambil tindakan segera untuk merestrukturisasi Kota Escola Presidente Médici, yang terletak di desa Maranhãozinho.
Keputusan tersebut menanggapi tindakan Kementerian Umum Negara Bagian Pará (MPPA) dan diumumkan Selasa (9) ini. Tindakan itu diajukan jaksa Gruchenhka Oliveira Baptista Freire, dari Kejaksaan Marapanim.
Menurut hakim Ramiro Almeida Gomes, situasi sekolah merupakan risiko langsung bagi komunitas sekolah. g1 meminta posisi dari Balai Kota Marapanim, tetapi tidak mendapat tanggapan hingga laporan ini diterbitkan.
✅ Klik dan ikuti saluran g1 PA di WhatsApp
“Membiarkan anak-anak berada di dalam gedung yang berisiko roboh, dihinggapi hewan berbisa, dan tanpa sanitasi yang memadai merupakan risiko sehari-hari terhadap integritas fisik dan kesehatan siswa serta staf”, kata hakim.
Kondisi sekolah
Menurut MPPA, gugatan tersebut diajukan setelah ditemukan kejanggalan serius di unit tersebut. Selama kunjungan lapangan, badan tersebut mengidentifikasi struktur fisik yang bobrok, tumpukan sampah, perabotan rusak, serangan kelelawar, dan tidak adanya kondisi kebersihan dan keselamatan dasar.
Pengadilan memerintahkan balai kota Marapanim untuk merestrukturisasi sekolah.
MPPA
Kejaksaan juga melaporkan, saat dihubungi, pihak Pemkot mengindikasikan renovasi sekolah tersebut baru dijadwalkan pada 2028.
Apa yang diputuskan pengadilan
Dalam keputusan awal, Pengadilan memerintahkan pemerintah kota untuk memberikan, dalam waktu 30 hari, jadwal rinci untuk mengadaptasi sekolah tersebut. Dokumen tersebut harus mencakup diagnosis kondisi struktural dan rencana reformasi.
Ditetapkan juga bahwa pemerintah kota menahan diri untuk tidak mengeluarkan uang untuk acara dan iklan sampai keputusan tersebut dipatuhi.
Jika terjadi ketidakpatuhan, denda harian sebesar R$5.000, dibatasi hingga R$100.000, dapat dikenakan, selain tanggung jawab manajer.
Bagi jaksa penuntut Gruchenhka Freire, keputusan tersebut memperkuat peran Kejaksaan Marapanim dalam membela hak atas pendidikan dan menjamin kondisi pengajaran yang layak.
VIDEO: lihat semua berita dari Pará
Lihat berita negara bagian lainnya di g1 PA
← Kembali