Undang-undang tentang bangunan setinggi 20 lantai di Teresópolis dicabut
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisGerakan “Tidak Sampai 20 Lantai”, yang diciptakan oleh warga yang menentang tindakan tersebut
Marcia Peixoto
Undang-undang Pelengkap Nomor 351 yang disetujui pada 19 Desember 2025, yang mengizinkan pembangunan gedung hingga 20 lantai di lingkungan Alto, di Teresópolis, Wilayah Serrana Rio, dicabut Selasa sore ini (9).
Langkah tersebut mengakhiri kontroversi yang memobilisasi warga, entitas masyarakat sipil, dan kelompok terorganisir sejak peraturan tersebut disetujui oleh Dewan Kota. Pada Mei 2026, aturan tersebut sudah ditangguhkan.
Gerakan “Tidak Ada 20 Lantai”, yang diciptakan oleh warga yang menentang tindakan tersebut, merayakan keputusan tersebut. Perwakilan kelompok tersebut menyatakan bahwa pencabutan tersebut merupakan hasil mobilisasi kerakyatan dan partisipasi masyarakat sipil dalam perdebatan mengenai tata kota.
📱 Ikuti saluran g1 Região Serrana di WhatsApp.
Sekarang di g1
Sejak saat itu, usulan tersebut menjadi sasaran kritik dan pertanyaan dari masyarakat, yang menyatakan keprihatinannya mengenai dampak vertikalisasi terhadap infrastruktur perkotaan kota.
Pada bulan-bulan setelah persetujuan tersebut, protes, demonstrasi dan petisi diadakan untuk menentang tindakan tersebut.
Selain itu, gugatan sipil publik diajukan untuk mempertanyakan legalitas dan kemungkinan dampak perubahan perkotaan.
Kekhawatiran utama yang disampaikan warga antara lain adalah kapasitas infrastruktur lokal untuk melayani proyek-proyek baru berskala besar dan isu-isu terkait sanitasi dasar.
Kritik terhadap usulan tersebut menyoroti bahwa pemerintah kota masih belum memiliki sistem pengolahan limbah yang berfungsi penuh.
Gerakan “Tidak Ada 20 Lantai”, yang diciptakan oleh warga yang menentang tindakan tersebut.
Marcia Peixoto
Undang-undang yang mengizinkan bangunan hingga 20 lantai menimbulkan reaksi di Teresópolis
Marcus Wagner
← Kembali