Di Mali, junta mengumumkan pembentukan zona kepentingan militer. Ini adalah zona perang yang tertutup bagi warga sipil. Keputusan ini diambil ketika para jihadis meningkatkan serangan dan memodifikasi kemampuan militer mereka. Sebuah video yang baru-baru ini diterbitkan oleh JNIM mengungkapkan bahwa kelompok tersebut menggunakan drone untuk mengendalikan tembakan mortirnya. Analisis oleh Wassim Nasr, jurnalis France 24 yang berspesialisasi dalam gerakan jihad.