Waymo memiliki banyak pengalaman dalam membangun sistem virtual untuk membantu kendaraan otonomnya lebih memahami dunia nyata. Ini membangun dunia 3D yang realistis untuk mengantisipasi bencana alam dan kasus-kasus ekstrem yang tidak dapat diprediksi dengan lebih baik. Ini menciptakan representasi virtual dari pengemudi yang sangat perhatian untuk menguji kendaraan otonomnya sendiri dalam serangkaian skenario simulasi untuk melihat mana yang lebih baik dalam menghindari kecelakaan. Kini, dalam makalah penelitian baru yang diterbitkan hari ini di Nature Communications, Waymo menjelaskan model kognitif berbasis komputer baru yang menjelaskan bagaimana pengemudi manusia membuat keputusan dalam hitungan detik untuk menghindari kecelakaan. Perusahaan berpendapat model baru ini akan berfungsi… Baca cerita lengkapnya di The Verge.