Mohsin akan mengadakan pertemuan penting saat PCB mempertimbangkan perubahan
📖 Sumber artikel — 🇬🇧 InggrisLAHORE: Menyusul kekalahan seri Tes yang mengecewakan dari Bangladesh bulan lalu, Dewan Kriket Pakistan (PCB) tampaknya akan membuat perubahan baru pada pengaturan tim nasional, dengan keputusan penting diharapkan pada akhir minggu ini.
Pertemuan penting kemungkinan akan diadakan di Stadion Gaddafi pada hari Jumat, di mana ketua PCB Mohsin Naqvi akan menerima pengarahan rinci dari manajemen tim, termasuk kapten Shan Masood, staf pelatih dan direktur kinerja tinggi Aaqib Javed tentang kekalahan seri Tes terbaru Pakistan.
Menurut beberapa laporan, Shan kemungkinan akan digantikan sebagai kapten Tes oleh kapten T20 Internasional Salman Ali Agha. Mantan kapten dan pemain serba bisa Mohammad Hafeez juga sedang dipertimbangkan untuk peran kunci dalam struktur kriket PCB, kemungkinan besar sebagai direktur kriket internasional.
Meskipun Pakistan memenangkan 27 dari 46 pertandingan dan kalah 17 kali di bawah kepemimpinan Salman, penampilan individunya sebagai pemain serba bisa masih di bawah ekspektasi. Tanggung jawab tambahan sebagai kapten Tes dapat semakin menambah bebannya.
Jabatan direktur kriket internasional masih kosong sejak Usman Wahla dicopot dari jabatannya beberapa bulan lalu. Namun, PCB belum mengiklankan lowongan tersebut di situs resminya.
Demikian pula, tidak ada direktur tetap kriket domestik yang ditunjuk sejak Abdullah Khurram Niazi dipindahkan ke Capital Development Authority (CDA). Saat ini, departemen tersebut dijalankan oleh dua manajer umum senior. Ada juga laporan yang belum dikonfirmasi bahwa Abdullah terus menangani urusan kriket domestik sebagai konsultan ketua PCB, meskipun departemen media dewan belum mengkonfirmasi klaim tersebut.
Shan, yang ditunjuk sebagai kapten Tes pada tahun 2023 oleh ketua PCB saat itu Zaka Ashraf, kesulitan untuk memberikan hasil. Pakistan telah memainkan 16 Tes di bawah kepemimpinannya dan kalah 12 kali di antaranya.
PCB sebelumnya menunjukkan kepercayaan pada Shan dengan menugaskannya tanggung jawab tambahan sebagai direktur kriket internasional. Namun, keputusan tersebut dibatalkan dalam beberapa hari setelah menjadi jelas bahwa posisi tersebut memerlukan perhatian administratif penuh waktu di samping komitmen bermainnya.
Sementara itu, peran Aaqib sebagai penyeleksi dan sutradara berkinerja tinggi juga diperkirakan akan mendapat sorotan. Selama dua tahun terakhir, ia telah menjabat dalam berbagai kapasitas, termasuk pemilih, pelatih kepala, dan direktur NCA. Namun, hasil yang dicapai Pakistan selama periode ini jauh dari harapan.
Pakistan gagal memberikan pengaruh dalam ICC Champions Trophy yang diselenggarakan oleh negara tersebut pada tahun 2025 dan juga mengalami kampanye yang mengecewakan di Piala Dunia ICC T20 2026. Tim nasional juga mengalami kesulitan yang sama di Piala Dunia T20 2024 ketika mantan pemain fast bowler Test Wahab Riaz mengawasi urusan kriket.
Secara keseluruhan, Mohsin tidak menunjukkan banyak keberhasilan di lapangan meski telah melakukan beberapa perubahan pada kapten, panitia seleksi, dan staf pelatih sejak menjabat pada 6 Februari 2024.
Diterbitkan di Fajar, 10 Juni 2026
← Kembali