Sehari setelah kejadian tersebut, demonstrasi anti-imigran yang diselenggarakan atas seruan beberapa tokoh sayap kanan ditandai dengan berbagai insiden pada malam hari Selasa tanggal 9 Juni. Sebuah bus dan beberapa mobil dibakar, sementara sebuah bangunan yang terbakar sebagian harus dievakuasi.