Di antara pantai, jalan setapak, dan taman, Penha merancang fase baru pariwisata
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisPada tahun 2025, permintaan area konstruksi Penha melampaui 1,5 juta meter persegi. Selain itu, pariwisata juga berkembang, karena 500.000 orang melewati kota ini selama musim ramai. Data menunjukkan bahwa kota ini sedang berkembang pesat, dan memiliki tantangan ke depan: memastikan bahwa pertumbuhan ini terjadi secara terencana, berkelanjutan, dan tanpa mengorbankan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di kota tersebut.
Untuk mengatasi laju ini, pemerintah kota melakukan beberapa hal secara bersamaan: menyusun perencanaan makro, mendekatkan Rencana Pariwisata Kota ke tahap validasi, dan melakukan investasi pada infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan mobilitas. Dalam pandangan walikota kotamadya, Luizinho Américo, ini adalah waktu yang tepat untuk membuat rencana untuk hari esok.
“Manajemen kota memahami bahwa kemajuan ini perlu berjalan seiring dengan kualitas hidup penduduk. Oleh karena itu, pemerintah kota telah memprioritaskan investasi strategis di bidang kesehatan, pendidikan, mobilitas dan infrastruktur perkotaan, mempersiapkan kota untuk menerima lebih banyak pengunjung tanpa kehilangan esensi dan kesejahteraan warganya” kata pengelola.
Skenario Penha mencerminkan gerakan yang lebih luas yang mengubah seluruh wilayah Asosiasi Kota Foz do Rio Itajaí (AMFRI). Dengan profil ekonomi yang berbeda, sebelas kota yang tergabung dalam asosiasi ini mengalami siklus pertumbuhan yang menempatkan Pantai Utara Santa Catarina di antara kawasan paling dinamis di Santa Catarina.
Perencanaan strategis untuk terus berkembang
Baru-baru ini, kota ini menyelesaikan studi tahap pertama untuk pengembangan Masterplan, yaitu rencana aksi strategis yang memandu pertumbuhan kota. Dikembangkan melalui kemitraan dengan Penha Business Association (ACIPEN), rencana tersebut menetapkan pedoman jangka panjang untuk infrastruktur, mobilitas, penggunaan lahan, perumahan, pariwisata, dan lingkungan hidup, serta menetapkan jalur bagi Penha untuk tumbuh secara bertanggung jawab dalam beberapa dekade mendatang. Pembaruan Rencana Induk Kota di masa depan melengkapi proses ini.
Senada dengan itu, Rencana Pariwisata Kota sedang mendekati tahap validasi, dibangun dengan partisipasi perusahaan-perusahaan di sektor tersebut dan masyarakat. Bagi Menteri Pariwisata Susan Corrêa, kedua instrumen tersebut tidak dapat dipisahkan.
“Tujuannya adalah untuk membangun kota yang siap tumbuh secara bertanggung jawab, menghargai potensi wisatanya, melestarikan karakteristik alamnya dan menjamin peluang ekonomi dan kualitas hidup untuk generasi mendatang” tegas Menlu.
Taman hiburan terbesar di Amerika Latin membuat kota tetap aktif
Taman hiburan terbesar di Amerika Latin, Beto Carrero World, merupakan pintu gerbang utama ke Penha dan merupakan salah satu penggerak ekonomi terkuat di seluruh kawasan AMFRI. Selain menarik masyarakat ke kota, taman ini mendukung rantai produksi yang melibatkan hotel, keahlian memasak, perdagangan dan jasa, yang membuat arus wisatawan tetap aktif hampir sepanjang tahun.
“Dengan harapan dapat menjangkau sekitar 5 juta pengunjung tahunan selama empat tahun ke depan, taman ini membantu mengkonsolidasikan Penha sebagai salah satu tujuan wisata terpenting di Brasil, menarik investasi dan merangsang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di kota tersebut”, jelas Susan.
Pantai, jalan setapak, keahlian memasak, dan budaya memperluas pengalaman
Strategi Penha melibatkan transformasi pengunjung Beto Carrero menjadi wisatawan di kota. Untuk tujuan ini, pemerintah kota berinvestasi dalam peningkatan 25 pantai dan sudut, Sirkuit Jalur Caminhos do Pescador dan atraksi seperti matahari terbenam tradisional Cascalho, yang telah menjadi salah satu kartu pos lokal.
Selain itu, pemerintah kota telah menyusun agenda acara yang didistribusikan sepanjang tahun, yang meliputi Brunetti Walk, Festival Gastronomi, serta kegiatan olahraga dan budaya, untuk membantu memindahkan berbagai wilayah kota dan meningkatkan lama tinggal pengunjung. Kemitraan pemerintah-swasta merupakan bagian penting dari strategi promosi destinasi ini. “Pemerintah kota telah berupaya untuk memperkuat Penha sebagai tujuan wisata yang lengkap, tidak hanya menghargai wisata hiburan, tetapi juga atraksi alam, budaya dan gastronomi. Idenya adalah untuk menawarkan pengalaman unik, terhubung dengan alam dan identitas lokal” kata sekretarisnya.
Kemitraan dengan Univali menempatkan Penha di garis depan inovasi
Dalam inovasi, Penha berinvestasi dalam penelitian untuk menciptakan solusi baru. Bekerja sama dengan Univali, yang memiliki unit di kotamadya, penelitian sedang dilakukan mengenai produksi makroalga Kappaphycus alvarezii. Spesies ini mempunyai aplikasi dalam bidang makanan, farmasi, kosmetik dan industri, terutama dijual ke pasar Asia. Proyek ini masih dalam tahap studi untuk kemungkinan komersialisasi di masa depan, namun sudah menempatkan pemerintah kota sebagai rujukan dalam penelitian terkait perekonomian laut.
“Proyek yang terkait dengan inovasi dan penelitian, seperti studi yang melibatkan makroalga, merupakan peluang besar untuk mendiversifikasi perekonomian Penha dan menstimulasi sektor-sektor produktif baru. Selain potensi lingkungan dan ilmiahnya, makroalga memiliki aplikasi dalam bidang makanan, farmasi, kosmetik, dan industri, serta dapat menghasilkan lapangan kerja, pendapatan, dan bisnis baru yang terkait dengan ekonomi laut”, tutup Walikota Penha.
Jalur Pantai Utara - Penha
← Kembali