'Sangat membahagiakan', kata suster yang berduet dengan penyanyi gospel yang meninggal di Tocantins
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisDuo Injili Ana Clézia dan Laudicéia
Arsip Pribadi/Laudiceia
Penyanyi Laudicéia, yang berduet dengan saudara perempuannya Ana Clézia, mengenang dengan gembira saat-saat di mana keduanya berbagi iman dan karya musik Injil. “Meski aku sangat menderita dengan kepergian adikku, semua yang kuingat tentang dia membuatku tersenyum dan merasa bahagia mengetahui adikku sangat bahagia,” ujarnya.
Ana Clézia meninggal pada usia 38 tahun, setelah menghabiskan berhari-hari di Unit Perawatan Intensif (ICU), di Palmas. Dia telah menjalani perawatan livernya selama 15 tahun dan juga menderita penyakit kronis lainnya. Dokter merekomendasikan transplantasi, tapi dia tidak pernah menjalani prosedur tersebut.
“Jika dia menjalani transplantasi, Ana akan hidup pada waktu yang sama seperti dia [tanpa transplantasi]. Karena dia menderita rheumatoid arthritis, lupus, kolitis, kolitis ulseratif… sekitar lima penyakit autoimun. Dengan prosedur ini, semua penyakit ini akan menyerang hatinya lagi. Ana memiliki umur yang sama dengan orang yang ditransplantasikan dan dia bahagia. Adikku bahagia”, kata Laudicéia.
📱 Klik di sini untuk mengikuti saluran g1 TO di WhatsApp
Aktif di media sosial, pada tanggal 15 April, Ana menunjukkan kepada pengikutnya beberapa momen perawatan dan rawat inapnya. Dalam gambar tersebut, dia tampak tampak lemah dan memar di kakinya. "Saya masih hidup dan kami akan berperang karena jenderal kami adalah Kristus dan dia menjamin kemenangan kami," tulis penyanyi itu.
BACA LEBIH LANJUT
Penyanyi Injil yang meninggal di Tocantins memiliki kehidupan yang didedikasikan untuk evangelisasi
Cari tahu siapa penyanyi gospel yang meninggal di TO pada usia 38 tahun
Penyanyi Injil meninggal di Palmas dan menimbulkan keributan di kalangan evangelis
Sekarang di g1
Kemitraan musik
Kakak beradik Ana Clézia dan Laudicéia memenangkan hati masyarakat evangelis dari Palmeiras dan mengkonsolidasikan karir mereka dengan merilis tiga CD.
Para penyanyi juga berpartisipasi dalam kongres internasional yang diadakan di Portugal dan Italia. Selama bertahun-tahun, mereka dikenal sebagai jamaah dan terus hadir di gereja-gereja dan acara keagamaan.
Repertoar duo ini menyatukan lagu-lagu yang telah mendapatkan popularitas di kalangan umat beriman, seperti “Deus É Com Você”, “Ele Virá”, “Lindo Céu” dan “Não Tem Lógica”. Selain album fisik, Ana Clézia juga berinvestasi di lingkungan digital, di mana dia menyediakan single dan video musik di platform streaming.
Sebelum kematiannya, kondisi kesehatan Ana Clézia tergolong serius, menurut buletin medis yang dirilis pada Kamis (4). Tim medis memulai prosedur hemodialisis, tetapi intervensi harus dihentikan karena ketidakstabilan klinis.
Dikenal dalam adegan Injil Tocantins, Ana Clézia menghadapi komplikasi kesehatan dan mengalami koma
Reproduksi/Media sosial
Lihat lebih banyak berita dari wilayah ini di g1 Tocantins.
← Kembali