Di Bolivia, krisis masih belum berakhir, sementara gerakan sosial yang menuntut pengunduran diri Presiden Rodrigo Paz memasuki minggu keenam. Dihadapkan pada kegagalan seruan dialog, Parlemen Bolivia pada hari Minggu tanggal 7 Juni 2026 menyetujui undang-undang yang memberi wewenang kepada Presiden sayap kanan-tengah Rodrigo Paz untuk menggunakan tentara guna menghilangkan hambatan yang ditahan selama sebulan oleh para demonstran yang menuntut pengunduran dirinya.