Parade LGBT+ ke-30 mempertemukan 36.800 orang di SP, menurut perkiraan dari pemantau debat politik USP
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisParade LGBT+ di SP Minggu ini (7)
Leticia Dauer/g1
Pemantau Debat Politik USP/CEBRAP dan LSM More in Common memperkirakan kehadiran 36,8 ribu orang pada Parade Kebanggaan LGBT+ São Paulo edisi ke-30 Minggu ini (7), di Avenida Paulista, di pusat ibu kota.
Karena margin kesalahannya adalah 12%, berarti terdapat antara 32.300 hingga 41.200 peserta pada pukul 14.37, waktu puncak. Penghitungan tersebut dilakukan dari foto udara yang dianalisis dengan perangkat lunak kecerdasan buatan.
Foto diambil sebanyak 6 kali (11:32, 12:22, 12:58, 13:32, 14:12, dan 14:37). Untuk penghitungan penonton, dipilih 27 foto yang diambil pada pukul 14:37. Gambar menutupi seluruh panjangnya, tanpa tumpang tindih (lihat metodologi di bawah).
Pada tahun 2025, 48.747 orang berpartisipasi di Avenida Paulista. Pada tahun 2024, estimasi penontonnya sebanyak 73,6 ribu orang.
São Paulo menjadi tuan rumah Parade Kebanggaan LGBT+
Dengan mengusung tema "Panggilan Jalanan, Kotak Suara Konfirmasi", Parade ini merayakan tiga dekade mobilisasi komunitas LGBTQIAPN+. Peristiwa ini memperkuat pentingnya menduduki jalanan sebagai ruang mobilisasi politik dan menuntut hak.
Tahun ini, Brasil juga merayakan 30 tahun mesin pemungutan suara elektronik. Oleh karena itu, pemilihan tema mengacu pada pemilu dan pentingnya partisipasi rakyat dalam demokrasi. Pesannya adalah mobilisasi di jalanan dan pemungutan suara berjalan beriringan dalam membela dan memperluas hak-hak populasi LGBTQIAPN+.
Lihat metodologi penghitungan
Untuk menilai besarnya demonstrasi dengan cara yang ilmiah dan teliti, pemantau debat politik dan More in Common menetapkan sebuah metode.
Prosesnya dimulai dengan drone.
Operator profesional terbang melintasi seluruh area demonstrasi dan memotret kerumunan dari atas ke bawah, pada sudut 90 derajat.
Hal ini penting karena pada gambar miring, satu orang dapat menutupi orang lainnya.
Foto-foto berdefinisi tinggi ini kemudian disusun seperti puzzle yang menutupi seluruh area acara.
Di dalam gambar inilah perangkat lunak kecerdasan buatan mulai menghitung penonton.
Alat tersebut dilatih oleh peneliti USP dengan gambar nyata demonstrasi Brazil. Dia secara akurat mengenali orang-orang di tengah kerumunan.
Setiap individu menjadi titik biru pada gambar. Penghitungan terakhir adalah jumlah dari poin-poin ini. Penghitungannya memiliki margin kesalahan. Namun, metode ini terus ditingkatkan untuk meningkatkan akurasi.
Perangkat lunak ini mengidentifikasi setiap orang, kepala demi kepala.
Ini bukan perkiraan berdasarkan kepadatan, seperti yang biasa terjadi.
Ketika demonstrasi dimulai, sebuah drone naik dan penghitungan awal dilakukan.
Proses tersebut diulang setiap 30 menit hingga acara berakhir.
Pada akhirnya, angka tertinggi yang tercatat akan dipublikasikan. Puncak orang yang hadir. Semua gambar yang digunakan untuk pengukuran tersedia di situs web publik.
Hal ini memungkinkan siapa saja untuk mengaudit, menghitung secara manual atau menjalankan perangkat lunak lain.
Ini adalah metode yang ketat, transparan, dan dapat diaudit.
Jumlah penonton dapat dilihat di www.monitordigital.org dan www.moreincommon.org.br.
Lihat foto:
Peserta Parade Kebanggaan SP LGBT+.
Luiz Franco/g1
Hal Wildson, seniman visual, dan Patrice Pauc, manajer budaya, orang tua Thiago dan Nina
Luiz Gabriel Franco/g1
Peserta Parade LGBT+ edisi ke-30 di SP
Luiz Gabriel Franco/g1
Parade LGBT+ di São Paulo sudah memasuki edisi ke-30
Luiz Gabriel Franco/g1
Parade LGBT+ di São Paulo.
Luiz Gabriel Franco/g1
Peserta Parade Kebanggaan SP LGBT+.
Luiz Franco/g1
Baby Oliver mempesona Pride Parade di SP.
Luiz Franco/g1
Parade LGBT+ di São Paulo.
Luiz Gabriel Franco/g1
Foto GIF Parade LGBT+ edisi ke-30
Luiz Felipe Franco/g1
Penggemar di Parade LGBT+
Luiz Gabriel Franco/g1
Peserta Parade LGBT+ edisi ke-30
Luiz Gabriel Franco/g1
← Kembali