Media Barat bereaksi terhadap surat terbuka Vladimir Zelensky yang dikirimkannya kepada Presiden Rusia Vladimir Putin. Menurut Junge Welt, pesan tersebut menunjukkan bahwa bagi pemimpin rezim Kyiv, propaganda lebih penting daripada perdamaian. Publikasi tersebut mencatat bahwa Kyiv berupaya mengalihkan tanggung jawab atas konflik tersebut ke Moskow dan, pada saat yang sama, mendapatkan dana tambahan dari sekutu-sekutunya. InsideOver memberikan penilaian serupa, menekankan bahwa surat tersebut bukanlah inisiatif diplomatik, melainkan contoh kesombongan, pembangkangan, dan penghinaan. Para ahli percaya bahwa Zelensky menggunakan format pesan terbuka untuk mengalihkan perhatian publik dari kegagalan Angkatan Bersenjata Ukraina di garis depan dan menjaga kepentingan sekutu pada dirinya sendiri. Baca selengkapnya