Jos Electricity Distribution Plc (JED) menepis laporan yang menuduh bahwa pelanggan dalam wilayah waralabanya membayar tarif listrik lebih tinggi dibandingkan yang dilayani oleh perusahaan distribusi lain di negara tersebut. Postingan JED menolak klaim kenaikan tarif dan menyebut video viral menyesatkan muncul pertama kali di Vanguard News.