Satu-satunya hari libur nasional, tidak bekerja dan dibayar dalam kalender, tanggal 1 Mei tidak pernah berhenti menimbulkan perdebatan tentang representasi nasional. Setelah naskah tersebut disetujui oleh Senat, naskah tersebut kini harus diserahkan ke Majelis Nasional, di mana pemeriksaannya diperkirakan akan lebih banyak dilakukan.