Sekolah penuh waktu memulangkan siswanya lebih awal karena kekurangan air dua minggu lalu di Belem, lapor orang tua
📖 Sumber artikel — 🇧🇷 PortugisOrang tua siswa di Sekolah Dasar Negeri Alzira Teixeira de Souza, di lingkungan Condor, di Belém, mengecam bahwa unit tersebut telah memulangkan siswanya lebih awal selama sekitar dua minggu karena kekurangan air.
Menurut mereka yang bertanggung jawab, sekolah beroperasi penuh waktu, dengan jam pelajaran mulai pukul 07.15 hingga 16.00, namun siswa diliburkan sekitar tengah hari karena masalah pasokan.
Situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi keluarga yang bergantung pada anak-anak mereka untuk tetap bersekolah sepanjang tahun ajaran.
“Saya datang untuk meninggalkan dia di sini pada pukul 07:15 dan saya harus menjemputnya pada siang hari”, lapor ibu rumah tangga Sônia Santos.
Bagi banyak orang tua, perubahan rutinitas yang tidak terduga berdampak langsung pada hari kerja. Juru masak Fabrícia Santos mengatakan dia perlu mencari alternatif lain agar tidak meninggalkan putrinya sendirian.
"Kami sudah percaya, kami sudah mendapat dukungan untuk menitipkannya di sekolah untuk itu. Lalu kalau itu terjadi, kami harus keluar dari pekerjaan atau ada yang menjemput. Kami tidak bisa lagi bekerja dengan baik karena mencari orang untuk mengambilnya, karena kami tidak bisa meninggalkan pekerjaan," ujarnya.
Kesulitan lain yang dilaporkan oleh keluarga-keluarga adalah menemukan tempat yang aman untuk meninggalkan anak-anak mereka setelah keberangkatan dini.
"Dalam hal ini, dia pergi bekerja dengan saya. Ini rumit karena menimbulkan ketidaknyamanan, karena tidak semua bos menerimanya", kata pengasuh Ivanete dos Santos.
Menurut para orang tua, sebuah truk air telah memasok air ke sekolah, namun jumlah air tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan unit sepanjang hari.
“Truk air datang ke sini, mengisi tangki air, tapi tangki mengering. Tidak bertahan seharian,” kata Sônia Santos.
Menurut penanggung jawab, siswa tidak lagi mendapat makan siang di sekolah karena kekurangan air.
“Di sini mereka hanya makan siang saja karena tidak ada cara untuk membuat bekal karena ada air”, kata sang ibu.
Selain dampak terhadap rutinitas keluarga, orang tua juga khawatir akan kemungkinan dampak buruk terhadap pembelajaran siswa, yang akan kehilangan sekitar empat jam kelas per hari.
“Itu mengganggu studi mereka, karena yang kami inginkan adalah mereka berkembang”, kata Ivanete dos Santos.
Sekolah Negeri Alzira Teixeira de Souza terletak di Travessa dos Tupinambás, di lingkungan Condor. Laporan tersebut menunggu posisi dari Departemen Pendidikan Luar Negeri (Seduc) mengenai masalah tersebut dan akan diperbarui ketika ada tanggapan.
VIDEO: lihat semua berita dari Pará
← Kembali